DIAJOSS “Herbal Diabetes Paling Ampuh dan Manjur Abad ini”

Masalah Diabetes (kencing manis) adalah penyakit yang disebabkan menurunnya hormon yang diproduksi kelenjar pankreas (hormon insulin). Ini mengakibatkan seluruh gula (glukosa) yang dikonsumsi tubuh tidak dapat diproses secara sempurna, sehingga mengakibatkan kadar gula dalam darah menjadi tinggi (normal 90 mg/dl-115 mg/dl). Jika gula yang seharusnya diproses menjadi tenaga terganggu biasanya penderita mengalami lesu, kurang tenaga, selalu merasa lapar, sering buang air kecil, lemah syahwat, dan penglihatan kabur.

Jangan khawatir bagi anda penderita diabetes, sekarang ada solusinya….

DIAJOSS “HERBAL PALING AMPUH MENGATASI DIABETES dan BERGARANSI”

LUKA BASAH DIABETES 1 MINGGU, INSYA ALLOH MENGERING….

TIDAK MENGERING UANG KEMBALI, DIJAMIN!!!!100%…..

KHASIAT:

  1. Ramuan alami sebagai pembersih darah
  2. menormalkan gula darah
  3. memperbaiki pankreas

BPOM No.1/TS/07-A

Botol isi 50 kapsul @500mg

Harga Rp. 300.000,-/botol

KOMPOSISI:

Komposisi Diajoss yang tepat dan pengolahan yang sangat alami dan teliti menjadi kunci cepatnya reaksi mengeringkan luka.

Kandungan Glukosida Phytomelin, Astringent,Alfa Phitosterol, Serat dan mineral-mineral yang ada dalam ramuan bisa bekerja cepat membersihkan darah. Kadar gula darah tinggi yang menyebabkan mata jadi rabun, luka membusuk, asam urat tinggi, kakai cekot-cekot / kebas, kolesterol tinggi InsyaAlloh bisa teratasi.

ATURAN PAKAI:

  1. Diminum setelah makan
  2. Diminum pagi dan sore
  3. Kadar gula diatas 300 sehari 2×2 kapsul
  4. Kadar gula dibawah 300 sehari 2 kapsul saja
  5. Asam urat dan kolesterol 2 kapsul tiap hari
  6. Penderita stroke 2 kapsul tiap hari
  7. Jangan tidur setelah minum. Beri jeda waktu 1 – 2 jam

PANTANGAN:

  • Makanan dan minuman instant (berbahan kimia)
  • Ayan pedaging, telur broiler, daging kambing, durian, petai, emping, kobis dan sayuran berpestisida

ANJURAN:

  • Makan nasi yang sudah dingin (beras merah lebih bagus)
  • Lauk cukup tahu tempe
  • Camilan: jagung rebus, singkong, keladi / talas

BERMINAT!!!!

HUB. 085 645 784 363

AINAN VISION SURABAYA:

Jl. Kejawan Putih Tambak XX

Gg. Kejawan Putih BMA 42 Surabaya

AINAN VISION MALANG:

Jl. Panglima Sudirman Gg. Manunggal no.11 Malang

(belakang stasiun kota baru)

AINAN VISION TULUNGAGUNG:

Jl. Teuku Umar Gg. 1/18A

Tulungagung



Baca Juga,

  1. Testimoni DIAJOSS
  2. Garansi DIAJOSS
  3. Bonus Pembelian DIAJOSS

share

Testimoni DIAJOSS

Testimoni Bpk. Sukardi (Pensiunan Tentara, Magelang):

Setelah masa kerja usai saya merasakan gejala penyakit diabetes ( cepat letih dan lesu, sering merasa haus, sering buang air kecil, lemah syahwat ), mungkin karena kurang gerak dan pola makan yang salah pikir saya. Pada saat itu saya mencoba tidak terlalu menghiraukannya, hingga beberapa saat saya mencoba periksa ke puskemas. Hasilnya saya positif terkena diabetes. Kemudian saya menjalani terapi berdasarkan resep yang dianjurkan oleh dokter kepada saya sembari berharap melalui terapi ini Allah memberikan kesembuhan.

Baca lebih lanjut

GARANSI DIAJOSS 100%

Syarat Garansi : …….

Bonus Pembelian DIAJOSS

share

Penyebab dan Jenis Diabetes

Penyebab penyakit kencing manis atau diabetes tergantung pada jenis diabetes yang diderita. Ada 2 jenis diabetes yang umum terjadi serta diderita banyak orang yaitu diabetes tipe1 dan diabetes tipe 2.

1. Diabetes Tipe 1

Penyakit diabetes tipe 1 sering disebut Insulin Dependent Diabetes Mellitus atau Diabetes Mellitus yang bergantung pada insulin. Diabetes tipe 1 ini berkaitan dengan ketidaksanggupan pankreas untuk membuat insulin dikarenakan kerusakan atau gangguan fungsi pankreas memproduksi insulin.

Pada diabetes tipe 1, pankreas tidak dapat menghasilkan cukup insulin akibat kelainan sistem imun tubuh yang menghancurkan sel yang menghasilkan insulin atau karena infeksi virus sehingga hormon insulin dalam tubuh berkurang dan mengakibatkan timbunan gula pada aliran darah.

Baca lebih lanjut

Tips Jitu Menangkal dan Menghindari Diabetes

Kasus Penyakit Diabetes memiliki jumlah penderita lebih banyak daripada penyakit AIDS/HIV di Indonesia. Meskipun disebabkan karena keturunan, pola hidup yang buruk menyebabkan kemungkinan besar seseorang mengidap penyakit Diabetes. Sebagian besar diderita oleh orang tua akan tetapi tidak sedikit pula diderita oleh anak muda. Oleh karena itu kita perlu mengetahui tips Mencegah penyakit Diabetes:

1.Hindari Diabetes dengan Hidup Sehat

Mencegah lebih baik daripada mengobati, begitulah kata-kata yang sering terdengar di telingan kita. Menerapkan gaya hidup sehat adalah upaya pencegahan yang utama untuk mencegah berbagai penyakit bersarang di tubuh kita. Beberapa diantara gaya hidup sehat yaitu mengonsumsi sayur dan buah, olahraga teratur tiga kali dalam seminggu, dan tidak mengonsumsi rokok dan alkohol

Baca lebih lanjut

Perkembangan Diabetes Indonesia Mencengangkan…

Badan Kesehatan Dunia memprediksi kenaikan jumlah penyandang diabetes mellitus di Indonesia menjadi 21,3 juta pada tahun 2030 dari sebelumnya 8,4 juta pada tahun 2000. Hal ini menunjukkan selama selang waktu 30 tahun kan bertambah 3 kali lipat penderita diabetes mellitus di Indonesia. Masalah ini jauh lebih nyata daripada HIV/AIDS sekalipun. Indonesia menduduki rangking ke 4 (empat) dunia setelah Amerika Serikat, China, dan India dalam prevalensi diabetes, dengan prevalensi diabetes sebesar 14,7% pada daerah urban dan 7,2% pada daerah rural untuk usia di atas 20 tahun. Dan prevalensi diabetes mellitus di daerah Indonesia untuk usia 15 tahun sebesar 5,7%. Sementara angka kematian tertinggi akibat Diabetes Mellitus terjadi pada usia 45-54 tahun di derah perkotaan sebesar 14,7%,sedangkan di daerah pedesaan sebesar 5,8%.

Data Departemen Kesehatan tahun 2008, sebesar 11 persen dari populasi Indonesia diketahui merupakan kelompok prediabetes. Angka tersebut masih belum menggambarkan kondisi yang sebenarnya. Sebab orang yang memeriksakan diri ke dokter belum banyak. Diperkirakan baru satu pasien yang rutin rawat ke dokter, dan masih ada 2,5 orang lain yang belum terjangkau fasilitas kesehatan.

Kondisi tersebut tak ubahnya fenomena gunung es, yang tidak tampak dari permukaan namun efeknya jauh lebih besar. Karenanya harus ada upaya untuk menekan ledakan populasi penyandang diabetes.

Nantikan selanjutnya tulisan  trik jitu penangkal diabetes dalam postingan selanjutnya..OK…

share

Diabetes disebabkan oleh berbagai faktor…

Peringatan Untuk Perokok Pasif!!!

Menghindari asap rokok tak hanya dapat menurunkan resiko kanker paru-paru, tapi juga menurunkan risiko diabetes sampai 39%. Zat kimia dalam rokok menghambat produksi insulin. Bonusnya, menghindari asap rokok dapat menurunkan risiko insomnia sampai separuhnya, dengan cara membersihkan nikotin, stimulant kuat dari aliran darah

Beberapa faktor pencetus diabetes mellitus, antara lain kurangnya gerak, makan berlebihan, dan kekurangan hormon insulin. Kekurangan produksi hormon insulin bisa terjadi akibat terdapat gangguan pada sekresi insulin, kerja insulin (yang biasa disebut resistensi insulin), atau kombinasi keduanya. Kondisi resistensi insulin ini menyebabkan gangguan serta menurunnya kadar kolesterol “baik” HDL di dalam darah. Kondisi ini memudahkan terjadinya penumpukan plak di pembuluh darah yang meyebabkan pengerasan pembuluh darah besar atau kecil. Selain itu, penyebab diabetes lainnya adalah:

  1. Kadar kortikosteroid yang tinggi
  2. Kehamilan (diabetes gestasional), yang biasanya akan hilang setelah melahirkan
  3. Obat-obatan yang dapat merusak pankreas
  4. Racun yang mempengaruhi pembentukan atau efek dari insulin

share

Taukah Apa Diabetes itu???????

Diabetes mellitus adalah suatu penyakit yang kadar glukosa di dalam darah lebih tinggi karena tubuh tidak dapat melepaskan atau menggunakan insulin secara cukup. Insulin adalah hormon yang dilepaskan oleh pankreas, yang bertanggungjawab dalam mempertahankan kadar gula darah yang normal. Insulin memasukkan gula ke dalam sel sehingga bisa menghasilkan energi atau disimpan sebagai cadangan energi.

Seseorang dikatakan menderita diabetes jika memiliki kadar gula darah puasa >126 mg/dL dan pada tes sewaktu >200mg/dL. Kadar gula darah sepanjang hari bervariasi yang akan meningkat setelah makan dan kembali normal dalam waktu 2 jam.

Kadar gula darah normal pada pagi hari setelah malam sebelumnya berpuasa 70-110 mg/dL. Kadar gula darah biasanya kurang dari 120-140 mg/dL pada 2 jam setelah makan atau minum cairan yang mengandung gula ataupn karbohidrat lainnya. Kadar gula darah yang normal cenderung meningkat secara ringan tetapi progresif (bertahap) setelah usia 50 tahun, terutama pada orang-orang yang tidak aktif bergerak. Peningkatan kadar gula darah setelah makan atau minum merangsang pankreas untuk menghasilkan insulin sehingga kenaikan kadar gula darah yang lebih lanjut dan menyebabkan kadar gula darah menurun secara perlahan.

share

Diabetes mengancam Kaum Muda!!

Diabetes Mellitus merupakan penyakit kronis yang timbul akibat kadar gula darah yang tinggi. Kadar gula darah yang tinggi itu disebabkan ketidakmampuan tubuh memproduksi hormon insulin atau penggunaan yang tidak efektif dari produksi insulin. Gula darah dapat meningkat karena makanan, stress, sakit, dan obat-obatan tertentu.

Diabetes adalah penyakit yang belum ada obatnya untuk disembuhkan secara total. Jenisnya ada dua, yaitu diabetes tipe 1 yang tergantung pada insulin dan diabetes tipe 2 yang tidak tergantung pada insulin.

Diabetes tipe 1 dapat terjadi pada usia berapapun, umumnya sebelum usia 30 tahun. Penyebabnya tidak dapat diketahui, namun faktor keturunan, serangan virus pada pankreas, serta kerusakan sel pembuat insulin dan sistem kekebalan tubuh diduga menjadi pemicu diabetes tipe 1. Karena itu penderita diabetes tipe 1 memerlukan suntikan insulin setiap hari, selain mengatur menu makanan yang telah ditentukan kalorinya sesuai kebutuhan.

Baca lebih lanjut

Fakta Tentang Diabetes Mellitus

Hampir Mayoritas orang-orang di kota besar terkena diabetes. Sayangnya, banyak yang tidak menyadari , atau tidak tahu, atau tidak mau tahu soal itu. Gaya hidup yang tidak teratur, kebiasaan makan junk food atau fast food, malas berolahraga, menjadi alasan utama bahwa orang-orang kota dapat terkena diabetes.

Fakta menunjukkan bahwa hanya sekitar 50% dari diabetes yang terdiagnosis dan menyadari mereka menyandang diabetes. Hal ini dikarenakan kurangnya kesadaran masyarakat untuk melakukan medical check up sejak usia muda. Maka tidak salah jika diabetes mellitus dianggap sebagai The Silent Killer atau pembunuh yang senyap bagi mereka yang menderitanya namun tidak menyadarinya.

Baca lebih lanjut